“RASULULLAH ﷺ SEORANG AKTOR PERDAMAIAN”
Mukadimah
Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn.
Segala puji bagi Allah ﷻ yang mengutus Nabi Muhammad ﷺ sebagai rahmat bagi seluruh alam. Shalawat
dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah ﷺ, keluarga, sahabat, dan seluruh
pengikutnya hingga akhir zaman.
Hadirin rahimakumullāh,
Pada kesempatan kali ini, saya akan
menyampaikan kultum dengan tema : “Rasulullah ﷺ Sebagai Aktor Perdamaian.”
Tema ini sangat relevan, karena Islam
sering disalahpahami sebagai agama konflik, padahal Rasulullah ﷺ justru tampil sebagai arsitek perdamaian
sejati, baik secara spiritual, sosial, maupun politik.
Hadirin, Rokhimakumullah
“Rasulullah ﷺ Sebagai Aktor Perdamaian.” Disebutkan oleh
Allah dalam surat Al-Anbya’ : 107 sebagai berikut :
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً
لِّلْعَالَمِينَ
“Dan tidaklah Kami mengutus
engkau (Muhammad),
melainkan sebagai
rahmat bagi seluruh alam.”
Hadirin,
Ayat ini menegaskan bahwa hakikat
risalah Nabi ﷺ adalah Rahmat.
Dan rahmat tidak mungkin lahir dari kekerasan, melainkan dari perdamaian,
keadilan, dan kasih sayang.
Allah juga berfirman:
وَإِن جَنَحُوا لِلسَّلْمِ فَاجْنَحْ لَهَا
“Jika mereka condong kepada
perdamaian
, maka condonglah pula
kepadanya.”
(QS. Al-Anfāl: 61)
Ayat ini turun dalam konteks konflik,
namun Allah justru memerintahkan Nabi ﷺ untuk mengutamakan perdamaian.
Hadirin, Rokhimakumullah
Berikut ini saya sampaikan Contoh Nyata
Sejarah Rasulullah ﷺ sebagai
Aktor Perdamaian:
1. Piagam Madinah: Perdamaian
Multikultural
Ketika Rasulullah ﷺ hijrah ke Madinah, beliau tidak membangun
negara dengan pedang, tetapi dengan konstitusi perdamaian, yang dikenal sebagai
Piagam Madinah.
Isinya antara lain:
- Muslim, Yahudi, dan kabilah lain hidup
berdampingan
- Setiap kelompok dijamin kebebasan beragama
- Konflik diselesaikan dengan hukum, bukan balas
dendam
Ini menunjukkan Rasulullah ﷺ adalah negarawan perdamaian, jauh sebelum
konsep HAM modern lahir .
2. Perjanjian Hudaibiyah: Mengalah
demi Perdamaian
Dalam Perjanjian Hudaibiyah, Rasulullah ﷺ:
·
Rela menghapus gelar “Rasulullah” dari dokumen
·
Menerima syarat yang tampak merugikan umat Islam
Namun Allah ﷻ menurunkan firman:
إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُّبِينًا
“Sesungguhnya Kami telah
memberimu kemenangan
yang nyata.”
(QS. Al-Fath: 1)
hikmahnya ?
Secara ilmiah dan strategis, perdamaian justru membuka
ruang dakwah luas dan menghindari pertumpahan darah.
Pepatah Jawa menyatakan : “Wani Ngalah , Luhur Wekasane
“ (Berani mengalah sebagai strategi, maka akan sukses jaya akhirnya)
Hadirin , Rokhimakumullah
Bukti Rasulullah sebagai Aktor
Perdamaian, yang ke 3 adalah :
Fathu Makkah( Rasulullah berhasil
menaklukkan Kota Mekah ).
Saat itu, Rasulullah berkesempatan
balas dendam untuk menghancurkan penduduk Mekah yang dulu memusuhi Rasul.
Masyarakat Mekah sudah tak berdaya. Tetapi Rasulullah memilih untuk Memaafkan
di Puncak Kemenangan. Rasulullah memilih Perdamaian Abadi , daripada Pamer
Kekuasaan.
Saat Fathu Makkah, Rasulullah ﷺ memiliki kekuatan penuh untuk membalas
dendam. Namun beliau berkata:
اذْهَبُوا فَأَنْتُمُ الطُّلَقَاءُ
“Pergilah, kalian semua bebas.”
(Diriwayatkan oleh al-Baihaqi,)
Inilah puncak perdamaian profetik:
menang tanpa menindas, berkuasa tanpa
membalas dendam.
Hadirin Rohimakumullah
Berikut Adalah Hadis Sahih:
Rasulullah Pembawa Damai
Rasulullah ﷺ bersabda:
الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ
لِسَانِهِ وَيَدِهِ
“Seorang Muslim adalah yang
kaum Muslimin selamat
dari lisan dan tangannya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Dan beliau juga bersabda:
أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ
“Sebarkanlah salam di antara
kalian.”
(HR. Muslim)
Salam bukan sekadar ucapan, tetapi deklarasi
sosial perdamaian.
Hadirin Rohimakumullah
Hikmah dari Rasulullah sebagai Aktor
Perdamaian antara lain :
1.
Perdamaian lebih kuat daripada kekerasan
2.
Mengalah demi maslahat ,itu lebih mulia daripada
menang dengan dendam
3.
Dakwah yang efektif ,lahir dari keteladanan, bukan
paksaan
4.
Kekuatan sejati adalah kemampuan memaafkan
Hadirin Rohimakumullah
Rasulullah Sebagai Aktor Perdamaian ,
membawa Pesan Moral untuk Kehidupan Kekinian , agar kita :
- Jangan mudah mengkafirkan, memusuhi, dan membenci
- Utamakan dialog daripada konflik
- Jadilah penyejuk di tengah panasnya perbedaan
- Tampilkan Islam sebagai rahmat, bukan ancaman
SIMPULAN
Rasulullah ﷺ Adalah Aktor Perdamaian Sejati:
- Dalam dakwah → penuh hikmah
- Dalam politik → menjunjung dialog
- Dalam kemenangan → mengedepankan maaf
- Dalam kehidupan sosial → menebar keselamatan
- Islam hadir bukan untuk merusak, tetapi menata
peradaban dengan damai.
SARAN
1.
Jadikan Rasulullah ﷺ sebagai teladan dalam menyikapi konflik
2.
Dakwahkan Islam dengan akhlak dan keteladanan
3.
Bangun budaya damai di keluarga, masyarakat, dan media
sosial
4.
Jangan lelah menjadi pembawa rahmat di tengah dunia
yang gaduh
PENUTUP
Semoga Allah ﷻ menjadikan kita umat yang meneladani
Rasulullah ﷺ sebagai duta
perdamaian, bukan penyulut perpecahan.
Wallāhu a‘lam bish-shawāb.
Wassalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.